Jakarta (KABARIN) - Pelatih tim nasional bola basket 3x3 putri Indonesia, Fandi Andika Ramadhani, menyebut FIBA 3x3 Women’s Series Manila 2026 akan menjadi ajang uji coba penting dalam persiapan menghadapi Asian Games 2026 Aichi-Nagoya di Jepang.
Turnamen yang digelar pada 7–8 Mei di Filipina tersebut dimanfaatkan sebagai bagian dari proses pembentukan skuad menuju ajang multievent olahraga Asia pada September mendatang.
"Jadi tujuannya mendapatkan komposisi tim yang kompetitif, perubahan pemain dilakukan di Women’s Series ini," kata pria yang kerap disapa Coach Rama itu, di Jakarta, Senin.
Ia menjelaskan, untuk persiapan tersebut, Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) melalui Badan Tim Nasional (BTN) telah memanggil empat pemain untuk menjalani pemusatan latihan nasional (pelatnas), yakni Angelica Jennifer Candra, Diva Intan Nurfadillah, Evelyn Fiyo, dan Thasya Heri Saputera.
Angelica dan Diva merupakan bagian dari skuad yang tampil di Asian Beach Games Sanya 2026, sementara dua pemain lainnya kembali dipanggil untuk memperkuat tim.
Coach Rama menegaskan bahwa proses seleksi masih terbuka untuk mencari kombinasi terbaik, meski empat pemain sudah dipanggil untuk tampil di Manila.
"Kami membuka kesempatan bagi siapa pun untuk menjadi bagian dari timnas 3x3 dan akan terus mencari hingga mendapatkan komposisi yang pas untuk Asian Games nanti," ujar dia.
Ia menambahkan, keikutsertaan di FIBA 3x3 Women’s Series menjadi kesempatan penting untuk mengukur kemampuan pemain dalam menghadapi tekanan pertandingan internasional.
Indonesia akan memulai perjuangan dari babak kualifikasi dan tergabung di Grup B bersama Singapura dan Mongolia. Jika lolos, Indonesia akan melaju ke babak utama di Grup D menghadapi Jepang dan Lithuania.
Coach Rama berharap para pemain dapat memanfaatkan turnamen ini sebagai bagian dari proses jangka panjang menuju Asian Games 2026, sekaligus meningkatkan mental bertanding dan konsistensi permainan di level tertinggi.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026